Rabu, 05 Oktober 2011

my girlfriend is Yoona (달콤한 여자)

Cast:

Kibum

Yoona

HeeChul

kedua author and teman author

DLL ......


genre: romance
type: series
maaf kalau cerita ini jelek. semoga bagus ya..........
Terasa sinar matahari pagi yang memasuki celah – celah jendela kamarku, sinar itu mengarah ke arah wajahku sehingga ku terbangun dari mimpiku, ku menggeliatkan badanku untuk meregangkan otot – otot ku yang kaku sehabis tidur. Menarik nafas yang amat sangat dalam untuk melepas semua penat. Ku bangun dari tempat tidur, tapi seperti ada yang salah.


lalu aku berjalan menuju kamar mandi, ku buka pintu kamar mandi, lalu menyalakan shower yang siap mengguyur semua tubuhku dan rasanya sangat nyaman dan hangat. rasa kantuk ku hilang dalam sekejab saat shower itu membasahi tubuhku dengan rasa nyamannya. Setelah selesei mandi , aku pun segera memakai bajuku dan segera keluar dari kamar mandi. Ku kembali masuk kedalam kamarku, merapikan tempat tidurku, lalu berjalan keluar.


"yeah inilah kim kibum adik bodohku yang baru aku kenal. walaupun kau bangun terlambat tapi setidaknya kau mau langsung mandi baru pergi, jangan kaya kemarin kemarin jorok, langsung keluyuran gak tau mandi"
seru hyungku lalu megancungkan jempolnya,"hari ini comic kesukaanmu sudah dirilis di toko buku langgananmu dan kabarnya comic kesukaanmu kali ini liminted edition, emhh pasti ngantri tuh. kayanya kamu bakalan gak kedapatan ha..ha..ha" sambungnya dengan ketawa jeleknya. dasar hyung tidak berguna.


"hyaa. aku lupa kenapa kau tidak membangunkan ku pagi pagi, dasar kau ARGGGHH!!!!" aku berteriak, lalu dengan buru buru aku bergegas mencari jaketku, untuk pergi ke toko buku langgananku. pantas saja rasanya saat aku bangun seperti ada yang salah.


"hahaha rasakan kau, BABO" ujar hyungku, melihat tingkah bodohku saat panik.


"kau kim heechul" jawabku berlari kebawah ruang keluarga, saat berpas-pasan dengannya dengan rasa kesal ku dorong mangkuk sereal yang ada ditangannya, dan mengenai pakaiannya. "ha..ha rasakan"


"hyaa, dasar adik gila!!!!!"


****
wuahh rasanya begitu lega. akhirnya comic kesukaanku aku dapatkan, mungkin lambat sedikit saja sudah ditangan orang lain, iya aku berjalan menuju kasir dengan asal asalan dan Brukkk aku menabrak seseorang.

"ah mianhae, aku yang salah jalan sembarangan" ucapku sambil membantunya menyimpuni buku bukunya yang aku buat terjatuh dari tangannya, lalu menolongnya berdiri.

"ne,gwencanayo, lain kali berhati – hati lah .."

lalu  saat aku mau mengembalikan buku bukunya tidak sengaja aku melihat wajahnya, wajahnya begitu cantik dan asing, aku kira dia bukan orang disekitar daerahku. senyumannya begitu indah, hya ada apa dengan diriku begitu pabo, ayo cepat sebelum antriannya semakin lama, dan diriku akan semakin lama ditempat ini. aku pun berlari menuju kasir tempat pembayaran.

" 30 won, tuan." ujar penjaga kasir.


aku pun segera merogoh kantung celanaku dan memberikan selembar uang 50 ribu won kepadanya, dan tidak lama penjaga kasir tersebut memberikanku uang kembalian dan plastik yang berisi comic yang akan kubeli.


****
"ne,, eomma aku tau, iya,,iya. nanti akan aku suruh kibum yang mencari yeoja itu." hyungku mengobrol dengan seseorang melalui hanphonenya dengan santai sambil menatap riang layar LCD televisi, yang memperlihatkan channel SBS strong heart.

"kau sudah pulang" ujarnya, sambil menatapku malas, dan memasukan hanphonenya kedalam kantong celananya.

"ne, siapa yang berbicara denganmu ditelepon, jessica nuna?" jawabku mendatanginya disofa, dan merobek plastic yang berisi comic.

"ani, eomma yang meneleponku. oh iya dia bilang dia masih lama dimokpo" jawabnya santai sambil merenggangkan otot otot tubuhnya.

"eomma, omo padahal aku kangen sekali pada nya dan masakannya, kenapa malah tambah lama disana.Ya tuhan apakah aku bakal sanggup tinggal dengan hyung macam dia, tuhan lindungi aku, amin" kataku sambil memohon restu dari tuhan,aku tidak mau tinggal berdua dengan hyungku lebih lama lagi, karena kalau ada eomma pasti selalu melndungiku dari orang dingin berhati serigala itu.

"hya kau mau mati, sini kau kalau kau mau mati!!!" tatapan mata evilnya muncul lagi persis seperti tadi pagi menjelang siang (hehe). lalu menarik kerah bajuku seperti serigala yang ingin mencabik cabik badan mangsanya dengan kejamnya.

"EOMMA!!!" teriakku

"haha eomma mana mungkin mendengarmu bocah, tch kasihan sekali nasib anak mami sepertimu. yasudah kalau kau mau selamat. eomma tadi bilang ada anak temannya liburan kedaerah disekitar kita, dan katanya kita disuruh menjemputnya ditaman depan, sebetulnya dia sudah sampai dari tadi pagi cuma dia bilang dia masih mau berjalan jalan, dan eomma bilang sekarang juga kita disuruh menjemput yeoja itu ditaman. karena aku malas jadi kau saja yang menjemputnya"

"hishh, hyung kau ini kejam sekali padaku. yasudah. mana kunci mobilmu aku pinjam"

****
"yeoboseyo, agassi saya kim kibum saya disuruh menjemput anda ditaman, bisakah anda berjalan menuju pagar yang berada di depan taman, biar saya bisa menemukan anda?"

"oh, iya changkamman saya akan menghampiri anda didepan, harap tunggu ya"

"ne,agassi"

percakapanku dengan yeoja yang disuruh eomma dan hyungku menjemputnya. aku harap dia wanita yang menghargai orang lain, agar aku tidak lama menunggunya disini, jujur aku benci yang namanya menunggu.
3 MENIT KEMUDIAN


muncullah wanita yang berjalan sambil sekali sekali memotret pemandangan disekitarnya yang menurutnya menarik & indah untuk dipotret,aku rasa dia wanita yang aku temui tadi di toko buku,dia betul betul cantik. langkahnya terhenti dan menengok ke arah kanan dan kiri,tidak lama dia merogoh kedalam tasnya mencari ponselnya, lalu didekatkan ketelinganya.

handphoneku berbunyi, wanita itu mendengar nada suara hanphoneku, dia menarik nafas lega dan tersenyum manis kearahku. kemudian berjalan menuju kearahku.

"permisi, apakah anda orang yang menelepon saya" ujar wanita itu kepadaku.

"ne agassi, saya yang menelepon anda"

"hem, sudahlah jangan panggil aku agassi itu terlalu formal, cukup yoona, namaku im yoona ah senang bertemu denganmu" salamnya lalu membungkukkan hormat badannya. aku pun ikut membalas membungkuk "ne yoona, senang juga bertemu denganmu, namaku kim kibum, cukup panggil saja aku kibum"

"ayo yoona kita pulang" ajakku kepada wanita itu

"ne, cuma bisakah kau temani aku ke tempat penitipan barang, koper ku ada disana"

"baiklah, dimana?"

"itu disana"


****
"hyung kami pulang" seruku saat melihat keadaan rumah yang sepi.
"ne, aku tau bisakah kau diam jangan selalu kau suka membuatku naik tensi"

"hish aku kan hanya memberitahu aku pulang, kenapa malah dimarahin" jawabku dengan nada suara orang yang hampir putus asa karena nmenghadapi hyung jahat macam Kim HeeChul, yang selalu marah. ini itu salah, semua yang aku lakukan pasti hapir semuanya dia akan marah, aku heran dengan orang itu sebetulnya dia sayang enggak sih ama adiknya sendiri


"suka-suka" jawabnya santai sambil nari hula-hula, lanjut samba khas negara Brazil. hahay *XD*


"sudahlah aku capek denganmu, ayo yoona aku tujukan kamarmu dimana?" aku mengalihkan pandanganku kearah yoona agar menyegarkan mataku yang sudah enek gara-gara kucrut satu tuh.


"ne, kibum. kakak mu lucu sekali" katanya sambil mengeluarkan senyum dahsyatnya.


Tring!Tring hyungku ngedip ngedip ke arah yoona. yoona merinding. aku terkikik.


"minggat loe sana! datang-datang bikin huru hara aja" aku mengomel sambil jorogin punggung hyungku. "mending nyamperin jessica nuna sana, kan dia yeoja chingumu".


"kok jadi sewot, bum? yoona aja seneng-seneng aja tuh hyung samperin. iya kan yoona?"


"Tring!Tring Kim HeeChul Eksis itu ngedip lagi kayak angkot mau belok. udah pengen dihajar aja nih orang. cuma takut dikutuk jadi I-pod. nggak punya sopan santun dan solidaritas sesama saudara. padahal ngomongnya udah demen sama jessica nuna, eh liat yoona bening pengen diembat juga! masalah naksir yoona sih bodo amat, tapi jangan bikin malu aku dong didepan cewek. dasar hyung enggak elit.


"sudah yoona,ayo jangan lama-lama disini takut tertular virus 4-l-4-y *ngerti gak maksudnya*" kataku sembarangan, benar dong! liat aja tuh hyungku, kan berabe virus h1n1 aja udah bikin orang keok, apalagi kalau virus hyungku sampai tertular ke yoona kan berabe tuh masalahnya.


****


AUTHOR POV


"sunbae berapa lama kalian tidak membersihkan rumah ini, uh kotor dan berantakan sekali" ujar yoona sambil menatap jijik ruangan tersebut.

"eumhh, eomma kami pergi dua bulan yang lalu, pastinya selama dua bulan ini kami belum membersihkan rumah ini,waeyo yoona?" jawab kibum santai, sambil masih dengan asyiknya dia menyaksikan layar tv itu bersama hyungnya.
"hya lama sekali, kalian ini jorok sekali, sunbae bantu aku bersihkan, ayo, jangan malas-malas. kalau bersih kan kita juga yang akan menikmatinya" sahut yoona lalu berdiri di depan kibum dan heechul hingga menutupi layar tv, akhirnya heechul dankibum tidak bisa menonton karena ulah yoona.

"baiklah, ternyata bukan hanya wajahmu yang cantik, tapi kepribadiamu juga ikut cantik" heechul bangkit dari sofa dan mengelengkan kepalanya beberapa kali sambil menatap yoona.

"hya sunbae" yoona hanya tersenyum kecil dan menarik tangan kibum dan heechul menuju ruangan, tempat biasanya eommaku menaruh peralatan untuk membersihkan rumah.

"HWAITING!!!" kibum,yoona, dan heechul bersorak, lalu mulai membersihkan rumah. sedikit demi sedikit keadaan rumah itu semakin membaik, dan akhirnya bersih seperti yang yoona katakan, mereka menyelesaikannya dalam waktu satu jam, mungkin karena rumah yang cukup lama kotornya, sehingga satu jam pula waktu membersihkannya.

"wah rumah ini bersih sekali, lebih baik dari sebelumnya" ujar heechul sambil mengelap keringat-keringatnya di dahinya.

Yoona memberikan senyuman terbaiknya pada sunbaenya yang sudah mau membantunya membersihkan rumah .

Deg!! Kibum berani bersumpah ini adalah wajah paling cantik yang pernah dia jumpai,bulu mata panjang dan lentik yang membingkai kedua bola mata coklat indah,rambut coklat bergelombang yang menjuntai dibalik bahunya yang ramping, pokoknya wanita ini terlihat perfect sekali, apalagi saat wanita itu tersenyum.

"wanita yang indah" gumannya menatap wanita yang sedang asyik bercanda ria dengan hyungnya Kim HeeChul.

****
pak..puk..pak..puk

langkah ringan seorang yeoja di pagi hari yang cerah, langkahnya begitu ringan dan berhati-hati agar orang tidak mendengar langkah kakinya, walaupun suara langkahnya agak nyaring karena lantai yang mungkin saat pembuatannya tidak terlalu lekat oleh semen.


"aku harus membuat sarapan untuk sunbae, baru aku bisa pergi" gumannya pelan, saat mau pergi menuju dapur, dibukanya perlahan satu persatu lemari dicarinya bahan yang tepat untuk masakan yang akan dibuatnya.


"ah!! roti bakar, ditambah selai coklat, dan juga susu di pagi hari, kurasa itu cukup untuk kami sarapan" gumannya pelan sambil tersenyum puas, karena apa yang dicarinya ketemu.


dilihatnya dua orang namja keluar dari kamar dengan keadaan wajah yang berantakan sambil mengucek-ucek kedua matanya. mreka menuju kedapur, dan duduk di kursi makan. "ini kau yang memasak?" Heechul melihat-lihat keatas meja."ne oppa" yoona tersenyum padanya dan memberikan sepiring roti serta segelas susu. "terima kasih atas tumpangan kalian, mulai hari ini aku mau pergi ketempat sahabatku, jadi sekali lagi aku mengucapkan terima kasih”tanya Yoona kepada namja didepannya."mWo, kau mau berangkat secepat ini" kaget kibum.


"ne sunbae aku akan berangkat sekarang, makasih atas tumpangan kalian" tanya yoona sekali lagi sambil sambil menundukkan badannya, kedua namja itu hanya mengangguk mengerti.


"yoona ...." panggil seseorang dari arah belakangnya, lalu dia memutar balik badannya kearah meja makan."iya, ada apa?"


"jangan sungkan-sungkan dengan kami, panggil kami oppa, dan oh iya jika kamu butuh kami hubungi saja kami" ujar heechul yang sudah hampir memasukkan roti bakarnya kedalam mulutnya


"ne oppa heechul, senang mengenal kalian" yoona tersenyum


Deg ,,
senyuman itu mengingatkan kibum pada seorang yeoja yang dulu pernah disukainya. tapi wanita ini tidak mungkin dia, karena wanita yang dulu dia sukai itu pindah rumah ketempat yang sangat jauh yaitu di london, walaupun pernah ada kabar kalau wanita itu telah kembali ke korea tapi wanita itu bukan ke seoul, melainkan ke jeonju.



tiba tiba entah kenapa dengan bibir kibum, dia pun mengeluarkan sebuah kalimat "yoona apa sebetulnya urusanmu kesini?". dengan ramah yoona menjawab "aku kemari ingin menemui orang yang paling aku rindukan"."mmh ,,," jawab kibum santai kemudian mengunyah roti bakarnya. di pikirannya kembali lagi terbayang gadis yang dulu dia sukai.



From: wanita yang dulu pernah menjadi sahabatmu

oppa bagaimana kabarmu? apakah kau bertambah ganteng? eummh aku ingin sekali melihat oppaku, apakah kau bertambah pandai? dan apakah oppa masih mengingatku?. ahhh isi suratku ini penuh pertanyaan yang harusnya ada pasangannya yaitu sebuah jawaban, oppa aku akan mengunjungimu nanti, bolehkah?, jika bisa temui aku di rumah putih tempat kita biasa bertemu dulu, tanggal 12 oktober nanti yaa . sampai jumpa oppa ^^
dia ingat kembali surat yang satu minggu dulu dia terima dari mrs lee penempat rumah lamanya yang tidak terlalu jauh dari rumahnya yang sekarang. "aku rasa dia mengirimkan surat itu ke alamat rumahku yang dulu" batinnya sambil tersenyum sendiri.

"sekali lagi aku ucapkan gamsahabnida oppa, terima kasih atas tumpangan kalian dadah" seru yoona lalu menunduk hormat kepada heechul dan kibum, terus melangkahkan kakinya kearah taxi, dan berlalu ........

****
"YOONA EONNIE!!" seru tiga yeoja dengan hebohnya, yang membuat yoona hampir menutup telinganya, dan mereka pun berpelukan.

"mliani, chia, mliana, aku betul-betul merindukan kalian, Aigoo kalian jadi semakin cantik ya *ihiy author with friend eksis dikit kaga papa kanwkowkowko*"

"haisshh hya Eonnie, sadarlah yang semakin cantik itu dirimu,bukan kami!" jawab mliani sambil memukul pundak yoona.

"sudah-sudah jangan ngobrol diluar, lebih baik kita masuk" mliana memotong pembicaraan. lalu mereka masuk kedalam.

"Eonni silahkan masuk,anggaplah rumah sendiri" ajak chia,"ne."yoona pun masuk kedalam rumah para yeoja-yeoja tersebut,namun matanya tertuju pada sebuah album foto di atas meja tamu rumah yeoja-yeoja itu.Lalu,dia pun membuka album foto tersebut.

 "hahaha lucu, mereka kompakan" batin yoona sambil tersenyum sendiri. halaman demi halaman pun berpindah sampai saat dia melihat foto yang betul-betul menarik perhatiannya.

chia lagi gila, kami bedua mengambil foto ini tanpa sepengetahuannya
diputusin, and dimainin cowok,liat saja wajahnya itu
kantong matanya hampir jatuh sampai di dagunya wkowkowko
sabar yaa XD 

"hahahaha!!!" yoona tertawa kencang, begitu hancurnya wajah sahabatnya ini hanya karna cowok. memang malang nasibnya, "waeyo eonnie" mliani, mliana, dan chia serentak berlari kearahnya. "he..he..haduh..ma..maaf ketawaku nyaring, aku hanya melihat isi foto ini begitu lucu," karena penasaran mliani, mliana, dan chia menghampiri foto yang dimaksud yoona, srentak mliani dan mliana tertawa, hanya chia yang tidak tertawa dia menggigit bibir bawahnya, lalu mulai menangis "Hyaa teganya kalian, apakah kalian tau arti patah hati" ujar chia.

Chia pun masuk ke dalam kamar, dengan tangisan, dia meluapkan segala emosinya pada uang seratus rupiah, lalu dicium-cium uangnya untuk meluapkan amarahnya.

"apa yang dilakukanya, kenapa dia tampak seperti orang gila" yoona menatap ngeri chia dari luar.

"sudahlah unnie, kalau dia ingat A dan Z pasti dia akan seperti orang ayan, dan gila. hingga pernah dulu kami berdua menguncinya dikamarnya, karena kalau kami tidak mengunci dia dari kamarnya, dia bisa memakan busa sofa di ruang keluarga, btul-betul mengerikan".

****

12 oktober
"hyung apakah aku terlihat tampan?" kibum menata dasinya sambil bertanya kepada heechul yang dari tadi memandang aneh terhadapnya.

"cakep-cakep, selamat bertemu IM ya kibum, caio" heechul memukul pundak kibum dan tersenyum lebar.

"ok hyung, gomawo. wanita itu pasti akan menjadi istri ku kelak" senyuman mautnya lalu berkibar-kibar.

and ................

Gimana chinguddeul FF sya kali ini, kalu cacad mohon maaf ya. jangan lupa berikan comment kalian yaa please, i need it. langsung ajj lanjutannya nanti adalah episode yang terakhir. so mohon dukungannya

3 komentar:

berikanlah komentar yang positif,jangan menggunakan bahasa yang kasar!!!!!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...